Ingin Pemadaman Efektif? Pahami Klasifikasi Kelas Kebakaran

Ingin Pemadaman Efektif? Pahami Klasifikasi Kelas Kebakaran

Juni 8, 2022

5.9 Menit dibaca

Klasifikasi Kelas Kebakaran Apa itu kebakaran kelas c?

Tahukah kamu mengetahui klasifikasi kelas kebakaran itu sangat penting? Pasalnya dengan kamu mengetahui pengelompokan kebakaran nantinya akan memudahkah kamu dalam menentukan jenis alat pemadam api mana yang cocok.

Bayangkan saja jika kamu menggunakan alat pemadam api yang tidak tepat, bukanya api padam dengan cepat justru dapat memperburuk kebakaran dan pastinya membahayakan diri sendiri dan orang lain. Tentu saja hal itu tidak kamu inginkan bukan? Makanya, untuk mengantisipasinya, ketahui klasifikasi kebakaran berikut ini!

Klasifikasi Kelas Kebakaran Menurut NFPA

Klasifikasi Kelas Kebakaran National Fire Protection Association Memahami klasifikasi kebakaran sangat penting karena kebakaran dapat menyebabkan kerusakan yang sangat besar terhadap lingkungan, properti, dan nyawa manusia. Klasifikasi kebakaran adalah cara untuk menggolongkan kebakaran berdasarkan karakteristik tertentu, seperti sumber api, ukuran serta intensitas dan jenis media pemadamnya.

Salah satu klasifikasi kebakaran yang menjadi rujukan utama di seluruh dunia adalah National Fire Protection Association (NFPA), utamanya pada bagian bab l pasal 2 ayat 1 yang mengkategorisasikan kebakaran menjadi 5, meliputi:

1. Kebakaran Kelas A

Kebakaran yang penyebab utamanya dari benda padat mudah terbakar, seperti kayu, kertas dan plastik. Alat pemadam api yang dapat kamu gunakan untuk memadamkan kebakaran ini adalah APAR powder, foam, thermatic, hingga Air.

2. Klasifikasi Kelas Kebakaran B

Kebakaran yang penyebab utamanya berasal dari benda cair mudah terbakar, seperti minyak, bensin, solar dan sejenisnya. Kategori kebakaran satu ini nantinya dapat kamu padamkan dengan alat pemadam api powder, foam, co2 hingga thermatic.

3. Kebakaran Kelas C

Berikutnya, klasifikasi kebakaran menurut NFPA yang harus kamu tahu adalah kelas C, penyebab utamanya masalah elektrikal seperti korsleting atau arus pendek listrik. Kategori ini nantinya dapat kamu padamkan dengan menggunakan alat pemadam api media powder, liquid gas dan co2.

4. Klasifikasi Kelas Kebakaran D

Klasifikasi kebakaran yang pemicunya berasal dari benda padat berbahan logam seperti magnesium, aluminium, kalium hingga natrium. Alat pemadam api ringan yang cocok untuk memadamkan kelas kebakaran ini adalah APAR media dry chemical powder.

5. Kebakaran Kelas K

Kebakaran yang penyebab utamanya berasal dari konsentrasi lemak yang tinggi, berasal dari bahan-bahan dapur yang mudah terbakar, seperti minyak dan lemak hewani. Alat pemadam api yang cocok kamu gunakan untuk memadamkan kelas kebakaran ini adalah liquid gas.

Klasifikasi Kelas Kebakaran Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/1980

Klasifikasi Kelas Kebakaran Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Selain berdasarkan National Fire Protection Association (NFPA), di Indonesia juga memiliki klasifikasi tersendiri. Hal itu secara jelas terdapat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/1980, yang kategori kelas kebakarannya terdiri dari:

1. Kelas Kebakaran A

Klasifikasi kelas kebakaran A ini merupakan kebakaran yang pemicu utamanya berasal dari benda padat mudah terbakar, seperti kayu, plastik dan kertas. Area yang biasanya memiliki potensi kebakaran kelas ini adalah pabrik kayu, pabrik kain serta sektor-sektor industri lain. Untuk kebakaran kelas ini nantinya kamu dapat menggunakan alat pemadam api ringan media karbon dioksida, powder dan foam.

2. Kelas Kebakaran B

Kategori kebakaran satu ini penyebab utamanya berasal dari benda cair yang mudah terbakar, seperti bensin dan minyak. Area yang memiliki potensi kebakaran kelas satu ini adalah tempat pengisian bahan bakar, gedung bertingkat dan industri kimia.

3. Klasifikasi Kelas Kebakaran C

Berikutnya, kategori atau pengelompokan kebakaran yang berlaku di Indonesia yang harus kamu tahu adalah kelas C yang penyebab utamanya berasal dari masalah kelistrikan seperti korsleting hingga hubungan arus pendek. Area yang memiliki potensi kebakaran kelas C ini adalah ruang server, ruang panel listrik hingga ruang penyimpanan genset.

4. Kelas Kebakaran D

Terakhir, kategori kebakaran yang berlaku di Indonesia adalah D yang pemicunya berasal dari bahan logam seperti kalium, titanium hingga lithium. Area yang berpotensi terjadi kebakaran kelas D adalah pertambangan dan pabrik baterai.

6 Tips Beli Alat Pemadam Api Ringan yang Harus Kamu Tahu Biar Gak Salah!

klasifikasi kelas kebakaran kelas B disebabkan olehSelain kamu harus mengetahui klasifikasi kelas kebakaran, kamu juga harus mengetahui tips-tips dalam pembelian berikut ini, agar nantinya tidak mengalami kerugian akibat salah dalam membeli. Kamu penasaran apa saja tips-tipsnya? Yuk, simak penjelasan lengkap berikut ini!

1. Pastikan Jenis APAR Sesuai dengan Klasifikasi Kelas Kebakaran

Tips pertama yang perlu kamu ingat adalah pastikan bahwa jenis alat pemadam api ringan sesuai dengan kebutuhan kelas kebakaran yang kamu tangani. Jika kamu bingung tentang penentuan jenis dan kelas kebakarannya, kamu bisa baca lagi penjelasan pada bagian sebelumnya.

2. Pertimbangkan Kapasitas Alat Pemadam Api yang Kamu Butuhkan

Setelah, jenis dan klasifikasi kelas kebakarannya sesuai, maka kamu juga harus menentukan ukuran dan kapasitas dari alat pemadam api. Pasalnya, setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki ukuran dan kapasitas tersendiri mulai dari 1 kg, 3 kg hingga 9 kg.

3. Tentukan Jumlah yang Harus Kamu Persiapkan

Berikutnya, selain kesesuaian dengan klasifikasi kelas kebakaran dan penentuan kapasitas adalah jumlah alat pemadam api yang harus kamu beli, pastikan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan proteksi kebakaran kamu ya!

4. Pastikan Beli di Tempat yang Terpercaya

Jika kamu ingin beli alat pemadam kebakaran, maka pastikan bahwa tempat yang kamu pilih terpercaya. Untuk mengetahuinya kamu bisa lihat dari spesifikasi produk hingga rating dan ulasan pembeliannya di marketplace.

5. Pahami Petunjuk Teknis dan Masa Kadaluarsanya

Ini yang tidak boleh kamu abaikan, yaitu kamu harus perhatikan betul petunjuk teknis pemakaian serta tanggal kadaluarsanya. Hal itu perlu kamu lakukan agar nantinya ketika ingin gunakan APAR dalam kondisi darurat, kamu tidak perlu kebingungan.

6. Cek Kelengkapan Alat Pemadam Api

Terakhir, tips yang perlu kamu ketahui adalah pengecekan kelengkapan mulai dari nozzle, selang, tekanan, sabuk tabung, handle hingga safety pin. Hal itu perlu kamu lakukan agar saat kamu beli tidak ada komponen yang belum terpasang, sehingga nantinya akan berakibat fatal ketika kamu gunakan.

Ingin Beli Alat Pemadam Terlengkap Untuk Semua Klasifikasi Kelas Kebakaran? Fireshop Pilihannya!

harga alat pemadam api ringanKenapa harus pilih Fireshop? Mungkin itu pertanyaan yang muncul dalam benak kamu bukan? Pasalnya, Fireshop merupakan salah satu supplier peralatan pemadam kebakaran terpercaya di Indonesia yang sudah bekerjasama secara resmi dengan berbagai produsen APAR seperti DOB, GuardAll, Hooseki hingga FireFix.

Selain produknya lengkap untuk berbagai klasifikasi kelas kebakaran, jika kamu beli di Fireshop nantinya juga akan mendapatkan banyak keuntungan. Memang apa saja keuntungannya? Simak penjelasan berikut ini!

1. Garansi 5 Tahun Khusus APAR FireFix dan GuardAll

Keuntungan pertama yang akan kamu dapatkan jika beli di Fireshop selain produknya lengkap adalah kamu akan mendapatkan garansi hingga 5 tahun. Namun, garansi ini hanya berlaku untuk merk alat pemadam api ringan FireFix dan GuardAll saja.

2. Tersedia Pembelian Online

Berikutnya, Fireshop menyediakan layanan pembelian secara online baik melalui shop di website resmi hingga di marketplace. Selain itu, untuk metode pembayaran juga cukup beragam mulai dari transfer bank, OVO, kartu debit hingga kredit. Bukan hanya itu saja, di Fireshop kamu juga bisa pilih jasa pengiriman mulai dari Pos Indonesia, JNE, N&T, Dakota, Ninja hingga Sicepat.

3. Beli APAR Bonus Aplikasi Sistem Kebakaran

Terakhir keuntungan yang akan kamu peroleh secara gratis adalah aplikasi sistem kebakaran no 1 di Indonesia saat ini yaitu Firecek. Dengan aplikasi Firecek ini nantinya kamu tidak perlu lagi pakai kartu ceklist manual selama inspeksi, cukup pakai smartphone saja inspeksi sudah bisa kamu jalankan.

Itulah penjelasan lengkap tentang klasifikasi kelas kebakaran baik menurut NFPA hingga Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/1980. Jangan lupa jika kamu cari tempat beli alat pemadam api ringan terpercaya, pilih Fireshop. Hubungi saja admin atau sales Fireshop dengan klik disini.

Awang

Awang is a Fire Protection Specialist and is always up to date with the latest news and updates about fire protection. He will also share his knowledge to assist people in creating fire protection systems.

Juni 8, 2022

Leave A Comment