Apa Itu Hydrant Pillar? Yuk, Temukan Jawabanya Hanya Disini!

Apa Itu Hydrant Pillar? Yuk, Temukan Jawabanya Hanya Disini!

Februari 6, 2024

7 Menit dibaca

hydrant pillar komponen fire hydrant equipment

Apakah kamu salah satu yang bertanya-tanya akan hydrant pillar? Jika iya kamu datang ke tempat yang tepat. Pasalnya, dalam artikel ini nantinya akan ada penjelasan yang detail akan komponen penting dalam sistem hydrant pemadam kebakaran satu ini. Oleh karena itu, pastikan kamu membacanya sampai selesai ya!

Apa yang Dimaksud dengan Hydrant Pillar?

Hydrant Pillar adalah sebuah perangkat keamanan yang memiliki rancangan untuk menyediakan sumber air yang cepat dan efisien saat terjadi kebakaran. Biasanya komponen pemadam kebakaran ini terpasang di area publik, seperti di pabrik, gedung pemerintahan hingga gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan.

Fungsi hydrant pillar dalam sistem pemadam kebakaran sangat penting, terutama untuk air untuk memadamkan kebakaran. Lalu, bagaimana cara kerja komponen dalam sistem proteksi kebakaran berbasis hydrant ini? Pada dasarnya, komponen dalam fire hydrant ini menghubungkan sumber air terdekat dengan area kebakaran.

Ketika terjadi kebakaran, nantinya petugas pemadam dapat menghubungkan selang pemadam ke pillar, sehingga memungkinkan air mengalir dengan cepat dan stabil. Selain itu, dalam prinsip kerjanya membutuhkan beberapa komponen, apa saja sih komponennya? Simak penjelasan berikut ini!

1. Hose Connection

Komponen yang memungkinkan petugas pemadam kebakaran menghubungkan selang pemadam kebakaran dengan mudah ketika terjadi kebakaran. Dalam desainnya hose connection ini memiliki rancangan khusus untuk memastikan selang dapat terpasang dengan cepat agar mempercepat respons terhadap kebakaran.

2. Nozel

Komponen dalam hydrant pillar yang berfungsi untuk mengontrol pola dan arah air yang keluar untuk memadamkan kebakaran. Dengan menggunakan nozel, nantinya petugas pemadam kebakaran dapat menyesuaikan tekanan air sesuai dengan kebutuhan selama proses pemadaman kebakaran.

3. Katup Pelindung

Komponen ini berfungsi sebagai perlindungan terhadap katup dari kerusakan atau gangguan eksternal p. Terutama untuk mencegah kerusakan yang mungkin penyebabnya berasal dari faktor lingkungan seperti suhu ekstrim atau manusia.

4. Caps (Penutup)

Komponen yang memiliki fungsi untuk melindungi dari dari debu, kotoran, atau cuaca buruk yang bersifat korosif.

Kode Warna Pada Pillar Hydrant Pemadam Kebakaran yang Harus Kamu Tahu!

Nah, ini yang penting untuk kamu ketahui, karena terdapat beberapa kode warna loh! Dimana, kode warna tersebut menunjukan karakteristik dan prioritas penggunaanya. Untuk mengetahui kode warna hydrant pillar, kamu bisa merujuk pada standar NFPA (National Fire Protection Association) 291. Untuk informasi lebih detailnya, kamu bisa simak penjelasan lengkap berikut ini!

1. Warna Merah

Warna yang menandakan bahwa sumber air kebakaran dapat kamu andalkan untuk memadamkan kebakaran dengan laju air kurang dari 500 GPM.

2. Hydrant Pillar Warna Orange

Kode warna orange ini menandakan bahwa pillar berfungsi dengan baik dengan laju air antara 500-999 GPM.

3. Warna Hijau

Warna hijau ini menandakan bahwa komponen penting dalam hydrant dapat kamu gunakan dengan laju aliran air antara 500-999 GPM.

4. Pillar Hydrant Warna Biru

Kode warna biru yang melekat pada hydrant pillar menandakan bahwa pillar kondisinya siap pakai dengan laju air 1500 GPM ke atas.

Lalu, Jenis-Jenis Hydrant Pillar Ada Berapa?

Jenis hydrant pillar berdasarkan jumlah saluran airnya dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu one way (satu arah), two way (dua arah), dan three way (tiga arah). Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai masing-masing jenis!

1. Hydrant Pillar One Way (Satu Arah)

  • Memiliki satu saluran air utama.
  • Desain ini cocok untuk kamu gunakan dalam situasi di mana aliran air hanya kamu perlukan ke satu arah atau ke satu lokasi tertentu.
  • Umumnya, jenis ini terpasang pada area yang memiliki kebutuhan pemadaman spesifik dan tidak memerlukan distribusi air ke arah lain.

2. Jenis Two Way (Dua Arah)

  • Memiliki dua saluran air utama.
  • Desain ini memungkinkan pendistribusian air ke dua arah atau dua lokasi yang berbeda secara bersamaan.
  • Cocok kamu gunakan dalam situasi di mana pemadaman perlu mengakses air dari dua arah yang berbeda atau membagi aliran air ke dua area.

3. Hydrant Pillar Three Way (Tiga Arah)

  • Memiliki tiga saluran air utama.
  • Desain ini memungkinkan pendistribusian air ke tiga arah atau tiga lokasi yang berbeda secara bersamaan.
  • Dapat kamu gunakan dalam situasi di mana pemadam kebakaran memerlukan fleksibilitas tinggi dalam mengarahkan aliran air ke area yang membutuhkan pemadaman.

Pemilihan jenis tentu saja bergantung pada kebutuhan spesifik lokasi atau bangunan yang akan kamu proteksi. Oleh karena itu, perencanaan yang baik dan pemahaman terhadap karakteristik masing-masing jenis akan meningkatkan efektivitas sistem pemadam kebakaran.

Jenis Pillar Hydrant Pemadam Kebakaran Berdasarkan Cara Menyimpan dan Mengeluarkan Air

Selain ketiga jenis hydrant pillar sebagaimana terdapat dalam penjelasan sebelumnya, ada juga loh jenis berdasarkan pada cara menyimpan dan mengeluarkan air. Kamu ingin tahu akan jenisnya? Pastikan kamu simak penjelasan lengkap berikut ini!

1. Jenis Wet Barrel

Hydrant pillar wet barrel merupakan jenis pillar dalam sistem hydrant pemadam kebakaran yang memiliki sistem yang terus-menerus terisi dengan air. Dalam kondisi normal, cara kerjanya mengalirkan air ke seluruh sistem hydrant, dan saluran air selalu dalam keadaan basah.

Keunggulan jenis ini adalah memungkinkan respons yang lebih cepat karena selalu siap pakai, tanpa perlu waktu untuk mengisi air. Sedangkan dalam penggunaan, jenis ini sangat cocok kamu gunakan pada daerah yang sering mengalami kebakaran atau memerlukan respons cepat, seperti area perkotaan atau industri.

2. Jenis Dry Barrel

Sedangkan dry barrel kebalikannya, karena memiliki saluran air yang biasanya kosong dan tidak diisi air secara terus-menerus. Untuk cara kerjanya, air diisi ke saluran hydrant saat kamu perlukan dengan membuka katup dan menghubungkan selang pemadam kebakaran.

Keunggulan dari jenis ini adalah sangat cocok untuk daerah yang mengalami musim dingin, karena saluran air yang kosong mengurangi risiko pembekuan. Sedangkan dalam pengaplikasiannya, biasanya digunakan di daerah dengan risiko kebakaran yang lebih rendah atau di daerah yang mengalami musim dingin intens.

9 Langkah Cara Pemasangan Hydrant Pillar yang Benar Sesuai Standar

Cara pemasangan yang benar sangat penting untuk memastikan bahwa sistem pemadam kebakaran berfungsi optimal sesuai standar NFPA. Nah, berikut adalah panduan yang perlu kamu perhatikan saat pasang pillar pemadam kebakaran.

1. Identifikasi Lokasi yang Tepat

Pilih lokasi pemasangan yang strategis dan mudah aksesnya, terutama oleh petugas pemadam kebakaran dan pastikan tidak ada hambatan atau penghalang.

2. Perencanaan dan Desain Sistem

Lakukan perencanaan dan desain sistem hydrant dengan mempertimbangkan jenis kebutuhan, penyesuaian lokasi dan tata letak sesuai standar NFPA.

3. Kedalaman Penanaman Pipa

Pastikan pipa saluran air dari hydrant tertanam pada kedalaman yang sesuai agar terhindar dari kerusakan fisik atau cuaca ekstrem.

4. Pemasangan Pipa yang Tepat

Pastikan pipa untuk instalasi memenuhi standar, ketahanan terhadap tekanan tinggi dan gunakan metode pemasangan yang tepat untuk mencegah kebocoran atau kerusakan.

5. Pemasangan Katup dan Nozel dengan Presisi

Pastikan pemasangan katup dan nozel kamu lakukan dengan presisi, sesuai dengan spesifikasi teknis pada standar NFPA dan pastikan tidak ada kebocoran.

6. Proteksi Hydrant Pillar dari Cuaca dan Kerusakan Mekanis

Lindungi pillar dari cuaca ekstrem dengan menggunakan pelindung yang sesuai serta pastikan area sekitar hydrant bebas dari potensi kerusakan mekanis.

7. Lakukan Uji Coba dan Inspeksi Rutin

Lakukan uji coba dan inspeksi rutin sesuai dengan jadwal untuk memastikan bahwa hydrant berfungsi dengan baik dan air mengalir tanpa hambatan.

8. Beri Penandaan yang Jelas

Beri penandaan dan identifikasi yang jelas, termasuk informasi mengenai kapasitas air, tekanan, dan instruksi penggunaan.

9. Lakukan Pelatihan

Jangan lupa berikan pelatihan kepada personil yang bertanggung jawab terhadap penggunaan dan pemeliharaan sistem hydrant pemadam kebakaran.

Cara Menggunakan Hydrant Pillar yang Aman dan Efektif

Cara menggunakan hydrant pillar dengan aman dan efektif sangat penting untuk memastikan bahwa proses pemadaman kebakaran berjalan lancar. Nah, berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam penggunaanya sesuai dengan standar yang berlaku!

1. Identifikasi dan Persiapkan Diri

  • Pastikan petugas pemadam kebakaran terlatih dan memahami cara penggunaan hydrant pillar.
  • Kenali lokasi pillar hydrant pemadam kebakaran yang terdekat dan pastikan aksesnya tidak terhalang.

2. Buka Penutup dan Inspeksi Visual

  • Buka penutup dengan hati-hati dan periksa kondisi fisiknya serta pastikan tidak ada kerusakan atau hambatan pada katup, nozel, dan saluran air.

3. Periksa Tekanan Air dan Hubungkan Fire Hose

  • Sebelum menghubungkan selang pemadam, periksa tekanan air dari hydrant pillar untuk memastikan tekanan air mencukupi untuk pemadaman.
  • Setelah itu hubungkan selang pemadam ke pillar hydrant dengan cermat dan pastikan semua koneksi rapat dan aman.
  • Jangan lupa pastikan katup pada selang terbuka sepenuhnya untuk memungkinkan aliran air maksimal selama proses pemadaman kebakaran.

4. Buka Katup pada Hydrant Pillar dan Gunakan Nozzle

  • Buka katup secara perlahan untuk mengizinkan aliran air masuk ke selang dan gunakan nozzel pada ujung selang untuk menyesuaikan aliran sesuai kebutuhan pemadaman.

5. Proses Pemadaman Kebakaran

  • Arahkan aliran air ke sumber kebakaran dengan hati-hati dan terus monitor situasi, jika ada petugas lain, koordinasikan upaya pemadaman yang efektif.

6. Tutup Katup dan Catat Laporan Penggunaan

  • Setelah pemadaman selesai, tutup katup pada pillar hydrant dengan hati-hati untuk menghentikan aliran air.
  • Catat penggunaan, termasuk jumlah air yang kamu gunakan dan kondisi hydrant setelah pemadaman.

Itulah penjelasan lengkap tentang hydrant pillar, mulai dari pengertian, cara kerja, komponen hingga jenis dan cara penggunaan yang benar. Jika kamu membutuhkan pillar hydrant pemadam kebakaran yang berkualitas kami menyediakannya, silahkan hubungi dengan klik disini.

Lukman

Sebagai Spesialis Proteksi Kebakaran, saya akan berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman saya di bidang sistem proteksi kebakaran. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk memberikan solusi proteksi kebakaran yang andal dan efektif.

Februari 6, 2024

Leave A Comment