Belum Tahu Cara Kerja Heat Detector? Cek Penjelasannya Disini!

Belum Tahu Cara Kerja Heat Detector? Cek Penjelasannya Disini!

Desember 20, 2023

6.6 Menit dibaca

Cara Kerja Heat Detector detektor alarm kebakaran

Apakah kamu merasa penasaran tentang bagaimana cara kerja heat detector, sebuah perangkat kecil yang melindungi kita dari bahaya kebakaran? Pertanyaan ini menghantui banyak orang, dan mungkin kamu salah satunya. Heat detector adalah perangkat yang sering kita temui dalam sistem peringatan kebakaran, tetapi sedikit yang tahu bagaimana mereka benar-benar berfungsi.

Persoalannya, bagaimana heat detector dapat membedakan antara suhu yang naik akibat kebakaran dan perubahan suhu biasa? Apakah mereka memiliki kekuatan ajaib yang membuat mereka begitu cerdas? Temukan jawabannya disini!

Fungsi Heat Detector dalam Instalasi Fire Alarm

Heat detector adalah perangkat alarm kebakaran yang memiliki rancangan untuk merespons peningkatan suhu lingkungan akibat adanya api yang berkobar. Cara kerja heat detector berbeda dengan smoke detector yang mendeteksi asap, heat detector secara langsung merasakan panas akibat adanya kebakaran.

Kehadiran heat detektor ini sangat penting dalam instalasi sistem alarm kebakaran, karena mampu mendeteksi perubahan suhu secara akurat. Ketika suhu naik secara drastis akibat adanya kebakaran, heat detector akan merespons dengan cara mengaktifkan alarm kebakaran.

Selain itu, masih ada beberapa fungsi lain dari detektor kebakaran yang bekerja dengan cara mengidentifikasi perubahan suhu ini. Kamu penasaran apa saja fungsi komponen fire alarm ini? Tanpa berlama-lama simak saja penjelasan lengkap berikut ini!

  • Deteksi Kebakaran Tanpa Asap, cara kerja heat detector sangat berguna dalam situasi di mana ada kebakaran tetapi tidak ada asap. Seperti pada kebakaran akibat cairan mudah terbakar atau material padat yang terbakar tanpa menghasilkan asap yang signifikan.
  • Deteksi Dini, heat detector fire alarm dapat mendeteksi kenaikan suhu dengan cepat, memberikan peringatan dini kepada sistem alarm kebakaran. Sehingga, memungkinkan tindakan penanganan dini sebelum kebakaran berkembang menjadi tahap yang lebih berbahaya.
  • Pencegahan Kerusakan Lebih Lanjut, dengan adanya peringatan cepat, heat detector membantu mengurangi kerusakan akibat adanya kebakaran, terutama properti dan nyawa manusia.
  • Penggunaan di Area Khusus, heat detector sering digunakan di area yang tidak cocok menggunakan detektor asap, seperti dapur atau area yang menghasilkan palsu.
  • Integrasi dengan Sistem Alarm Kebakaran, cara kerja heat detector bisa kamu terintegrasi dengan sistem alarm kebakaran. Sehingga ketika terdeteksi kenaikan suhu yang mencurigakan, alarm akan berbunyi dan memberi tahu orang-orang tentang bahaya.

Dengan fungsi utamanya dalam mendeteksi perubahan suhu yang mencurigakan, heat detector merupakan bagian vital dari sistem alarm kebakaran. Karena, dengan adanya peringatan dini dari heat detector kebakaran dapat menyelamatkan nyawa dan harta benda yang kamu miliki.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja Heat Detector?

Prinsip kerja heat detector pada prinsip akan mendeteksi perubahan suhu yang signifikan pada sebuah ruangan yang kamu proteksi. Detektor kebakaran jenis heat ini memiliki rancangan khusus untuk merespons kenaikan suhu yang mencapai ambang batas tertentu, yang mengindikasikan adanya kebakaran.

Akan tetapi, perlu kamu ketahui bahwa heat detector memiliki cara kerja yang bervariasi tergantung pada jenis heat detector yang kamu gunakan. Kamu penasaran akan prinsip kerja heat detector berdasarkan jenisnya? Simak saja penjelasan lengkap berikut ini!

1. Fixed Temperature Detector

Cara kerja heat detector jenis fixed temperature menggunakan sensor suhu yang akan aktif jika suhu ruangan batas yang kamu tetapkan sebelumnya. Misalnya, heat detector fixed temperature yang kamu atur pada 57,2°C (135°F) akan aktif jika suhu ruangan mencapai titik tersebut.

Sensor suhu pada fixed-temperature detector biasanya berupa termistor atau bimetal, sebuah resistor yang nilai hambatan listriknya berubah seiring dengan perubahan suhu. Bimetal adalah logam yang terdiri dari dua logam dengan koefisien berbeda, saat suhu ruangan meningkat, bimetal akan melengkung, dan mengaktifkan detector.

2. Cara Kerja Heat Detector Rate of Rise

Rate-of-rise detector memiliki sensor suhu yang akan aktif jika laju kenaikan suhu di suatu ruangan melebihi batas tertentu. Misalnya, heat detector rate-of-rise yang kamu atur 5°C (9°F) per menit akan aktif jika suhu naik 5°C dalam waktu 1 menit.

Sensor suhu pada rate of rise detector biasanya berupa termofil, perangkat yang menghasilkan arus listrik saat suhunya berubah. Saat suhu ruangan meningkat dengan cepat, arus listrik dari termofil akan melebihi batas tertentu dan mengaktifkan detector.

3. Combination Rate of Rise and Fixed Temperature Detector

Combination detector menggabungkan kedua prinsip kerja rate-of-rise dan fixed-temperature, yaitu merespons kenaikan suhu dan laju kenaikan suhu. Detektor kebakaran ini adalah sebagai jenis yang paling efektif karena memberikan deteksi kebakaran lebih awal sebelum api semakin membesar.

Sensor suhu ruangan pada type combination fire detector biasanya berupa gabungan antara termistor dan termokopel. Ketika suhu ruangan meningkat, termistor akan aktif jika suhu mencapai titik tertentu, termofil akan aktif.

Cara kerja heat detector berdasarkan jenisnya memiliki rancangan untuk mendeteksi perubahan suhu yang mencurigakan dan mengaktifkan alarm kebakaran. Sehingga, memungkinkan adanya peringatan dini dan tindakan pencegahan yang efektif dalam mengatasi kebakaran dan pastinya mencegah potensi kerugian yang lebih besar.

Cara Pasang Heat Detector Sesuai Sop!

Pemasangan heat detector harus kamu lakukan dengan hati-hati sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dan mengikuti pedoman produsen perangkat. Lalu, langkah-langkah pemasangannya apa saja? Simak penjelasan lengkap berikut ini!

  • Persiapan dan Pemilihan Lokasi, agar cara kerja heat detector dapat optimal, pastikan kamu memiliki semua peralatan dan perangkat untuk pemasangan. Setelah itu, pilih lokasi pemasangan yang sesuai berdasarkan peraturan dan SOP yang berlaku agar memastikan deteksi suhunya akurat.
  • Matikan Listrik, pastikan listrik di area pemasangan heat detector telah kamu matikan untuk menghindari risiko kejutan listrik.
  • Pemasangan Bracket, pasang bracket pemasangan yang sesuai di lokasi yang telah kamu tentukan dan pastikan bracket terpasang dengan kuat dan aman.
  • Koneksi Kabel, hubungkan kabel dari heat detector ke sistem panel kontrol yang sesuai dan pastikan kabel terpasang dengan benar dan aman.
  • Pemasangan, pasang heat detector pada bracket pemasangan dengan benar sesuai dengan petunjuk produsen dan pastikan heat detector posisinya tepat dan terkunci.
  • Tes Fungsional, untuk memastikan cara kerja heat detector optimal, lakukan tes fungsional pada detector yang sudah kamu pasang. Caranya aktifkan heat detector sesuai instruksi produsen atau SOP yang berlaku untuk memastikan bahwa perangkat merespons dengan benar.
  • Dokumentasi, catat semua detail pemasangan, termasuk tanggal, lokasi, nomor seri heat detector, dan hasil tes fungsionalnya, ini penting untuk pemeliharaan.
  • Aktivasi, lakukan aktifkan heat detector sesuai dengan SOP yang berlaku dan pastikan semua orang yang berwenang mengetahui sistem aktivasinya.
  • Perawatan Rutin, jadwalkan perawatan rutin dan pengujian berkala heat detector sesuai dengan SOP dan rekomendasi produsen.

Pemasangan yang sesuai dengan SOP dan pedoman produsen akan memastikan bahwa cara kerja heat detector dapat optimal saat situasi darurat kebakaran. Jangan lupa, selalu pastikan untuk mengikuti panduan yang berlaku dan menggunakan teknisi yang terlatih dalam pemasangan detektor kebakaran.

Jangan Lupa Lakukan Pemeliharaan Sistem Deteksi Kebakaran!

Pemeriksaan rutin pada heat detector penting untuk memastikan bahwa perangkat ini berfungsi dengan baik dan merespons dengan cepat dalam situasi darurat. Lalu, bagaimana cara inspeksi detektor kebakaran? Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  • Matikan Listrik, pastikan listrik yang mengalir ke heat detector telah kamu matikan sebelum memulai pemeriksaan untuk menghindari terkena arus listrik.
  • Visual Inspection, periksa fisik detektor kebakaran untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik seperti retak, goresan, atau tanda-tanda korosi. Selain itu, kamu juga harus pastikan bahwa ada jarak yang cukup di sekitarnya untuk sirkulasi udara yang baik.
  • Tes Manual, untuk memastikan cara kerja heat detector sudah memiliki tombol uji manual untuk memeriksa apakah alarm berbunyi dengan baik.
  • Pemeriksaan Kebersihan, pastikan bahwa heat detector bebas dari debu, kotoran, atau kontaminan lainnya yang dapat menghambat fungsi perangkat.
  • Pengecekan Kabel, periksa koneksi kabel heat detector untuk memastikan bahwa mereka terpasang dengan baik dan tidak terkelupas atau ada kabel rusak.
  • Pemeriksaan Laporan Alarm, jika detector terhubung ke sistem pemantauan, periksa riwayat laporan alarm untuk memastikan bahwa detektor telah merespons dengan baik.
  • Penggantian Rutin, untuk memastikan bahwa cara kerja heat detector sudah optimal, kamu juga harus periksa dokumentasi produsen. Hal itu perlu kamu lakukan untuk mengetahui kapan perangkat perlu diganti. Penggantian rutin dapat mencegah kegagalan yang tidak terduga.
  • Lakukan Pemeriksaan oleh Profesional, selain pemeriksaan rutin, kamu harus melakukan lakukan pemeriksaan lebih mendalam melalui teknisi atau profesional satu tahun sekali.
  • Catat Pemeriksaan, catat hasil pemeriksaan heat detector agar terdokumentasi biar nantinya membantu melacak riwayat perawatan dan memastikan semua langkah telah terpenuhi.

Itulah penjelasan tentang cara kerja heat detector hingga sop inspeksi detektor yang harus kamu tahu. Jika kamu butuh komponen alarm kebakaran atau jasa instalasi fire alarm system, hubungi kami dengan klik disini, dijamin produk-produk kami berkualitas dan teknisi-teknisi kami profesional dan berpengalaman.

Lukman

Sebagai Spesialis Proteksi Kebakaran, saya akan berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman saya di bidang sistem proteksi kebakaran. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk memberikan solusi proteksi kebakaran yang andal dan efektif.

Desember 20, 2023

Leave A Comment