Apa Itu Segitiga Api?

Apa Itu Segitiga Api?

Juli 1, 2022

4.9 Menit dibaca

Klasifikasi Kelas Kebakaran NFPA

Apakah kamu pernah mendengar apa itu segitiga api?

Jika belum, yuk belajar bersama-sama.

Jadi, segitiga api merupakan sebuah teori yang membahas bagaimana sebuah api dapat tercipta melalui tiga unsur utama, yaitu oksigen, material mudah terbakar, dan panas.

Namun, untuk saat ini teori segitiga api mengalami perkembangan dengan penemuan unsur keempat. Unsur apa itu? Yuk kita belajar bersama-sama.

4 Unsur Segitiga Api

Dengan perkembangan penemuan mengenai teori segitiga api, ada empat unsur segitiga api. Keempat unsur segitiga api tersebut, yaitu:

  • Oksigen (O2)
  • Material mudah terbakar (Fuel)
  • Panas (Heat)
  • Rantai reaksi kimia (Tetrahedron of Fire)

apa itu Teori segitiga api

Oksigen (O2)

Oksigen merupakan unsur paling utama dalam terciptanya api. Api tidak dapat menyala jika tanpa ada oksigen yang dibakar.

Kita semua tahu, bahwa planet bumi merupakan satu-satunya planet yang penuh dengan unsur oksigen. Api dapat menyala jika terdapat minimal 15% oksigen. Hal tersebut yang membuat api dengan mudah menyala di bumi, sedangkan di luar angkasa api tidak bisa menyala.

Material mudah terbakar (Fuel)

Api dapat menyala jika ada material yang terbakar dan memiliki peran sebagai bahan bakar. Benda padat yang mudah terbakar antara lain, kayu, kertas, tisu, dan masih banyak lagi. Sementara itu, benda cair yang mudah terbakar, yaitu bensin, oli, minyak, dan sejenisnya.

Panas (Heat)

Unsur ketiga dalam terbentuknya api adalah panas. Ada beberapa cara agar mendapatkan panas. Gesekan merupakan cara yang paling mudah untuk mendapatkan panas. Gesekan dua benda secara terus menerus dan dalam waktu yang lama dapat menghasilkan panas.

Selain itu, terdapat faktor lain untuk menghasilkan panas, yaitu cuaca, iklim, sinar matahari, dan lain-lain.

Rantai reaksi kimia (Tetrahedron of Fire)

Setelah teori segitiga api mengalami perkembangan, ditemukannya unsur keempat untuk menyalakan sebuah api yaitu rantai reaksi kimia atau bisa disebut chemical chain reaction. Konsep rantai reaksi kimia ini bisa disebut juga sebagai tetrahedron of fire.

Penemuan konsep ini berdasarkan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan bahan pedama seperti powder dan hidrokarbon. Bahan kimia tersebut mempunyai kemampuan dalam mematikan api.

Teknik Pemadaman Api

Setelah kita mengetahui unsur-unsur dari segitiga api, kita akan mempelajari teknik-teknik dalam pemadaman api. Terdapat lima teknik pemadaman api, yaitu:

  • Pendinginan (Cooling)
  • Isolasi oksigen (Smothering)
  • Memindahkan bahan bakar (Starvation)
  • Memecahkan rantai reaksi kimia (Breaking chain reaction)
  • Pembatasan oksigen (Dilution)

apa itu segitiga api damkar

Pendinginan (Cooling)

Teknik pendinginan merupakan metode pemadaman dengan cara menurunkan temperatur permukaan benda yang terbakar. Biasanya metode ini dilakukan dengan cara menyemprotkan air ke titik panas.

Isolasi oksigen (Smothering)

Teknik isolasi oksigen atau smothering adalah metode pemadaman dengan cara menutupi permukaan benda yang terbakar dengan serbuk atau busa. Hal ini dilakukan agar dapat memutuskan kebakaran dengan oksigen.

Cara paling gampang yang dapat dilakukan adalah menutupi kebakaran dengan fire blanket atau karung basah.

Memindahkan bahan bakar (Starvation)

Teknik ini biasa dilakukan ketika kebakaran disebabkan oleh benda cair yang mudah terbakar. Pemindahan bahan bakar ini tidak selalu dilakukan karena pada prakteknya sulit.

Pemindahan bahan bakar pada teknik ini dapat dilakukan dengan media foam untuk mendorong minyak ke tempat lain.

Memecahkan rantai reaksi kimia (Breaking chain reaction)

Metode ini merupakan menggunakan bahan kimia tertentu untuk meningkatkan radikal bebas pemicu rantai reaksi api. Halon menjadi bahan dasar pada metode breaking chain reaction. Namun, saat ini penggunaan halon sangat terbatas karena menyebabkan efek rumah kaca.

Pembatasan oksigen (Dilution)

Metode pembatasan oksigen atau dilusi adalah metode pemadaman api dengan meniupkan inert gas agar dapat menghalangi unsur gas oksigen. Inert gas merupakan gas atau campuran bermacam-macam gas yang bisa mempertahankan kadar oksigen dalam presentase rendah. Hal tersebut dapat mencegah terjadinya ledakan atau kebakaran.

apa itu segitiga api petugas damkar

Bagaimana Terjadinya Kebakaran?

Munculnya kebakaran tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kebakaran terjadi.

Salah satu faktor yang sering terjadi yaitu ketika semua elemen segitiga api bereaksi. Sumber panas menyalurkan panas agar dapat membakar bahan bakar yang akan menghasilkan asap. Setelahnya, akan muncul proses oksidasi jika asap bereaksi dengan oksigen. Hal tersebut akan melahirkan sebuah api.

Bagaimana Api dapat Menyebar?

Lalu jika api sudah menyala, bagaimana caranya api dapat menyebar? Api dapat menyebar dengan berbagai cara dan perantara, yaitu bahan kimia atau bahan mudah terbakar, bahan konstruksi bangunan, dan ventilasi. Menurut Kevin Kennedy pada artikelnya, api dapat menyebar ke seluruh properti rumahmu dalam waktu kurang dari lima menit. Maka dari itu, antisipasi kebakaran sedini mungkin harus dilakukan agar kebakaran dapat segera ditangani.

Sikap yang Benar saat Menangani Kebakaran di Rumah

Jika terjadi kebakaran di rumah, jangan panik. Kita harus tenang dalam menangani kebakaran di rumah. Lantas, apa saja sikap yang benar saat menangani kebakaran di rumah? Berikut beberapa sikap yang benar saat menangani kebakaran di rumah:

  • Melakukan pemadaman sedini mungkin menggunakan alat pemadam kebakaran,
  • Jika api tidak bisa terkendali, mintalah pertolongan kepada tetangga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (telepon 113),
  • Tinggalkan barang berharga jika tidak memungkinkan untuk diselamatkan,
  • Tutupi hidungmu dengan kain basah, agar asap tidak masuk ke paru-paru,
  • Menjauh dari pusat kebakaran dan cari tempat evakuasi yang aman.

Sikap yang Benar saat Terjadi Kebakaran di Tempat Kerja

Lantas, bagaimana jika kebakaran terjadi di tempat kerja. Apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran di tempat kerja? Berikut beberapa sikap yang benar saat terjadi kebakaran di tempat kerja:

  • Identifikasi bahaya kebakaran. Cari tahu penyebab kebakaran yang terjadi di tempat kerja,
  • Identifikasi orang yang beresiko terkena kebakaran. Cari tahu lokasi orang yang beresiko terkena kebakaran agar mereka menjadi prioritas dalam proses evakuasi kebakaran,
  • Melakukan proses evakuasi mengikuti jalur evakuasi yang telah tersedia,
  • Melakukan pemadaman dengan alat pemadam kebakaran yang tersedia sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran (telepon 113) untuk mengantisipasi jika api tidak dapat terkendali.
  • Jauhi pusat kebakaran dan cari tempat evakuasi yang aman.

apa itu segitia api apar

Itulah, pemahaman mengenai teori segitiga api serta sikap yang benar dalam menangani kebakaran di rumah dan tempat kerja. Pastikan di rumah dan tempat kerja ada terdapat alat pemadam kebakaran. Jika anda belum memiliki alat pemadam kebakaran, anda dapat temukan berbagai alat pemadam kebakaran berkualitas hanya di Fireshop.co.id

Related posts

Leave A Comment